DREAM 2
Ku kira dia akan syuting salah satu cf minuman sma eunji, pdhal aku sdah bawa eunji k lokasi, entah kenapa stelah d lokasi aku lngsung prgi ke sebuah ruangan dan aku istirahat d sana brsama slah satu temanku, yg diapun tau aku mnyukainya.
Faktanya aku malah memandanginya d dalam ruangan yg trdpat kaca hitam, jika dri luar tdak akan trlihat.
Singkat crita, dia mendrible bola d samping danau, tiba2 kakinya trkilir dan dia merosot ke danau itu, sontak aku kaget, bnyak wanita yg sibuk mengerumuninya sampai aku tak bisa menerobosnya,
Aku kesal knpa mreka malah mengerumuninya, mreka tdak memikirkan apa yg dia rasakan, akupun berlari mencari balsem (!) Stelah kutemukan aku langsung k tempat dia semula, aku menerobos kasar wanita2 itu, ku olesi balsem itu d mata kaki dan skitarnya, tak ada suara, smua orng d sana diam, akupun tak tahu, aku meneteskn airmata smbil brkata "bodoh! Knpa sampai trjatuh?! Lihat kakimu jdi memar sprti ini"
Stelah slesai, aku bangkit dan brlari ke ruanganku lg, aku memandanginya, memastikan dia baik2 saja,
Akupun merebahkan badanku sejenak. Hatiku brcampur rasa khawatir, malu, kesal trhadanya.
Sorenya, ada yg mngetuk pintu ruanganku, stelah ku lihat dia brdiri d dpn pintu dngan rambut yg rapi dan brpakaian hangat yg mnurutku dia sngt tampan. Aku senang brcampur tanda tanya. Mau apa dia? Aku brgegas memakai jilbab langsungku.
aku bukakn pintu sdikit, mngkin hnya trlihat mataku saja, smbilku ktakan "wae?"
Dia mnyuruhku keluar sbntar, sore itu sepi, tdak ada aktivitas sperti tdi siang.
Aku kluar dngn heran, stelah kami brhadapan, dia melepaskan sesuatu dri lehernya, sperti sbuah syal brwarna pink muda. Lalu dia bntuk, trnyta itu sbuah jilbab segi4 brwarna baby pink, lalu dia memakaiknnya d kepalaku, dan berkata "kau cantik memakai ini" aku diam sejenak, entah apa yg ada d pikirannya. Apa itu kode? aku mengalihkan pembicaraan "gmana kaki?" Dia mnjawab dngan trtawa kecil "udh ga knpa2"
lalu dia mnyuruhku brganti pkaian dan jilbabku ke dalam. Aku brtanya "kita mau kmna?" Dia tak memberitahunya, dia trus mnyuruhku brganti pkaian dan mnggunkn kerudung pmberiannya.
Di dalam ruangn rasanya aku ingin brtriak kegirangan, smpai tman seruanganku menatapku penuh goda. Aku brgegas berdandan rapi, stelah selesai aku membuka pintu dan menemuinya, dia trsenyum kepadaku.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar